Hari ini tanggal 18.. I like 18.. loh hubungannya apa?
Mungkin karena aku juga angkatan 18 kali ya hahahha..
Whatever la..
So, this is it..
If i face something, i really miss home..
I miss mom..
Mak, kalau kuingat lah dulu ya, na jugulan ahu ate. As you ever told me that my born was the most difficult among three of us.
thank you mom..
Terima kasih mak.. atas perjuanganmu sejak aku masih di dalam kandungan. Terima kasih telah berjuang untuk melahirkan kami, aku, Ruth, Rafael.
Thank you ya mak.
One of my ridiculuous question when i was a child is "Darimana kami keluar, mak?"
At that time, you tried to explain us, but, yeah.. we didn't care..
Semakin ke sini, semakin aku menyadari mak..
you are really awesome.. my wonderful woman..
Ada orang bilang, bagi wanita, dia akan semakin menyayangi ibumu saat kau melahirkan anaknya.
Yupp..
"A human body can bear only up to 45 del units of pain. Yet at time of giving birth, a mother feels up to 57 del units of pain. This is similar to 20 bones getting fractured at the same time."
Terima kasih Mak..
Terima kasih untuk cintamu..
Maaf ya mak, kalau selama ini aku bandal, jugul dan ada yang menyakiti hatimu.
Jangan lelah mengajari kami ya mak.. Pangajar-ajaranmu ai do mak na jadi arahan humbaen nami..
Doa-doamu yang selalu mengiringi kami..
Teladan doamu, mak. Ya mak, kau yang selalu mengingatkan kami untuk tetap menanti Dia dan selalu menantikan Dia. Kulihatnya itu mak.
Tarima kasih ma tene, mak..
Maafkan kalau kurang ekspresif aku mengungkapkan betapa sayangnya dan rindunya aku samamu mak. Kadang aku hanya bisa menitikkan air mata saat mendengar suaramu. Apalah bisa mak yang kubuat da ba. Ini kami di pangarantoan, senantiasa doakan kami ya mak, supaya tetap kuat dan menjadi garam dan terang di mana pun kami berada. Belum ada yang bisa kukasih mak, ini yang masih bisa hupatupa.. Ga seberapa lah materi yang bisa kubeli dibandingkan semua sayangmu sama kami.
Stay awesome mom.. God bless you and daddy..
No comments:
Post a Comment