It's Monday..
huaa.. hope everyone have a great day, include you.. yeah you, dear..
Karena pengaruh kecapaen dan ngantuk, akhirnya ga jadi sharing cerita kemarin..
Minggu subuh.. Aku menggumpulkan keberanian..Kutanya kapan kau internship. Betapa senangnya aku saat melihat messageku kau balas.
Sebenarnya aku pengen nanya, kau chatingan sama dia ya?
Tapi akan merusak suasana..
Betapa senangnya seengaknya aku bisa menceritakan sedikit mimpiku denganmu. Kau yang kuinginkan untuk di sisiku yang mendukungku, menguatkanku, dan mendoakanku.
My first romance..
I'm really grateful dear.. Kau, yang namanya selalu kubisikkan kepada-Nya dalam doaku..
Kau tahu jelas, sayang. Aku bukan orang yang mudah menyayangi orang lain. Aku masih ingat hari pertama kita kenalan. Di stasiun itu.. sore itu tepatnya 3 Desember 2010.. I didn't expect that that day will be so meaningful to me.. I've told you, you are the first. Kau orang yang pertama mengatakannya. Bagaimana mungkin aku bisa lupa, sayang. Wanita mana yang tidak senang saat ada seseorang yang mengatakan bahwa ada yang mengasihinya. It was March 16th, 2014..
Bersama keluargaku melayani Tuhan..
That day,i've told you, right? Aku ga pernah benar-benar memimpikan seseorang sebagai partnerku untuk melayani Dia bersama keluarga, until you, dear..
Bukan ingin bermaksud untuk mengungkit masa lalu, sayang. Waktu aku menyukai dia, aku tidak pernah memikirkan dia menjadi ayah dari anak-anakku, menjadi pemimpin di keluargaku dan lain-lain..
Sampai kau hadir, sayang..
Aku mulai memimpikan banyak hal..
Bersama denganmu melayani Dia, menjalani hidup bersama sampai tua, menjadi pemimpinku, menjadi ayah bagi anak-anakku.. Masih banyak, sayang. Banyak..
Mimpimu, mimpiku, mimpi kita..
Kata orang, golongan darah O adalah orang-orang yang ambisius dengan semua mimpi-mimpinya. Apakah itu sudah evidence based? Pasti tanyamu seperti itu, sayang..
Kau dengan semua mimpimu..
Sayang, tidak selamanya mungkin aku ada di sisimu saat kau sedang menggapai mimpi-mimpi itu, literally.. Tapi aku selalu ada sayang mendoakanmu dari jauh di sini, sayang.. Doa.. Selalu, sayang. Selalu..
Dan aku dengan mimpiku.. Aku ingin menjadi berkat bagi orang lain.. Hidup yang berdampak.. Sayang, betapa bersyukurnya aku jika kau menjadi partnerku, sayang..
Sayang, mari membangun mimpi yang sama..
Kehidupan dokter..
Pada hari yang sama, kau juga menceritakan bagaimana beratnya kehidupan dokter itu sayang. Yah. You've told me clearly. Even, i got headache, dear..
Sayang, aku bukanlah wanita yang sempurna. Banyak kekuranganku dan kelemahanku, sayang. Mungkin ada saat-saat aku pasti jatuh dan tak tahan lagi, tapi satu hal yang pasti kuingat dan kuimani saat itu terjadi.. Kita kan punya Tuhan yang besar. Awesome God. Saat banyak yang akan terjadi, sayang, DIA selalu ada untuk kita, sayang.
Aku dengan segala kekurangan dan kelemahanku, aku ingin berdiri kuat menjadi partner terhebatmu, sayang. Aku ingin berjuang, sayang.
Aku mencintaimu.. And, only God could love you more, dear..
huaa.. hope everyone have a great day, include you.. yeah you, dear..
Karena pengaruh kecapaen dan ngantuk, akhirnya ga jadi sharing cerita kemarin..
Minggu subuh.. Aku menggumpulkan keberanian..Kutanya kapan kau internship. Betapa senangnya aku saat melihat messageku kau balas.
Sebenarnya aku pengen nanya, kau chatingan sama dia ya?
Tapi akan merusak suasana..
Betapa senangnya seengaknya aku bisa menceritakan sedikit mimpiku denganmu. Kau yang kuinginkan untuk di sisiku yang mendukungku, menguatkanku, dan mendoakanku.
My first romance..
I'm really grateful dear.. Kau, yang namanya selalu kubisikkan kepada-Nya dalam doaku..
Kau tahu jelas, sayang. Aku bukan orang yang mudah menyayangi orang lain. Aku masih ingat hari pertama kita kenalan. Di stasiun itu.. sore itu tepatnya 3 Desember 2010.. I didn't expect that that day will be so meaningful to me.. I've told you, you are the first. Kau orang yang pertama mengatakannya. Bagaimana mungkin aku bisa lupa, sayang. Wanita mana yang tidak senang saat ada seseorang yang mengatakan bahwa ada yang mengasihinya. It was March 16th, 2014..
Bersama keluargaku melayani Tuhan..
That day,i've told you, right? Aku ga pernah benar-benar memimpikan seseorang sebagai partnerku untuk melayani Dia bersama keluarga, until you, dear..
Bukan ingin bermaksud untuk mengungkit masa lalu, sayang. Waktu aku menyukai dia, aku tidak pernah memikirkan dia menjadi ayah dari anak-anakku, menjadi pemimpin di keluargaku dan lain-lain..
Sampai kau hadir, sayang..
Aku mulai memimpikan banyak hal..
Bersama denganmu melayani Dia, menjalani hidup bersama sampai tua, menjadi pemimpinku, menjadi ayah bagi anak-anakku.. Masih banyak, sayang. Banyak..
Mimpimu, mimpiku, mimpi kita..
Kata orang, golongan darah O adalah orang-orang yang ambisius dengan semua mimpi-mimpinya. Apakah itu sudah evidence based? Pasti tanyamu seperti itu, sayang..
Kau dengan semua mimpimu..
Sayang, tidak selamanya mungkin aku ada di sisimu saat kau sedang menggapai mimpi-mimpi itu, literally.. Tapi aku selalu ada sayang mendoakanmu dari jauh di sini, sayang.. Doa.. Selalu, sayang. Selalu..
Dan aku dengan mimpiku.. Aku ingin menjadi berkat bagi orang lain.. Hidup yang berdampak.. Sayang, betapa bersyukurnya aku jika kau menjadi partnerku, sayang..
Sayang, mari membangun mimpi yang sama..
Kehidupan dokter..
Pada hari yang sama, kau juga menceritakan bagaimana beratnya kehidupan dokter itu sayang. Yah. You've told me clearly. Even, i got headache, dear..
Sayang, aku bukanlah wanita yang sempurna. Banyak kekuranganku dan kelemahanku, sayang. Mungkin ada saat-saat aku pasti jatuh dan tak tahan lagi, tapi satu hal yang pasti kuingat dan kuimani saat itu terjadi.. Kita kan punya Tuhan yang besar. Awesome God. Saat banyak yang akan terjadi, sayang, DIA selalu ada untuk kita, sayang.
Aku dengan segala kekurangan dan kelemahanku, aku ingin berdiri kuat menjadi partner terhebatmu, sayang. Aku ingin berjuang, sayang.
Aku mencintaimu.. And, only God could love you more, dear..
No comments:
Post a Comment