Yah, this morning, just like other morning. I can't start my day without You. Hahha..
Terima kasih ya untuk setiap penyertaan-Mu yang sempurna.
Saat teduh hari ini..
Yesus mengatakan bahwa salah satu tujuan Roh Kudus tinggal di dalam hidup kita adalah supaya “apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin [kita] ke dalam seluruh kebenaran” (Yoh. 16:13). Dengan pertolongan dan tuntunan Roh Kudus, kita dapat menemukan jaminan kebenaran sejati di tengah dunia yang marak dengan berita-berita palsu. —Bill Crowder
- dikutip dari Santapan Rohani, 27 Maret 2015
Ya, senantiasa meminta Roh Kudus untuk menolong kita membedakan yang benar dan yang salah. Kita dengan mudah diperdaya oleh orang lain atau bahkan oleh hati kita sendiri. My self can be deceived by my own heart. Of course, this is so surprised me. Hahahah..
"Jangan terlalu banyak berharap."
Lama aku merenungkan perkataan ini. Ya, lama, cukup lama. Yah, just like my "upper room" today. Yupp, i need the help and guidance of the Spirit. I'm so weak, i can't understand what He really want from me. I need You, Holy Spirit, to help me discern truth from error.
Yah, kebenaran sejati hanya dari dia.
Pagi ini ya kepikiran terus sih. Yah, i can't avoid it.
Tapi ada sesuatu yang membuat aku terkejut pagi ini. Ya, salah seorang temanku, Ria. Salah satu dari lima belas orang temanku (siswi 8xcellenteen). Sebelumnya dia pernah sharing tentang pacarnya yang juga sesama dokter. Yup, pergumulan kita tiada habisnya, hahahha..
Aku, ya aku, yang pernah mengatakannya untuk tetap tekun menanti abang itu. Ya, itulah yang kubilang.
She sent me this..
"I thank my God upon every remembrance of you" Philippians 1:3
She thanked me for reminding her before.
Dan, satu hal aku sangat terharu waktu dia bilang, "Iya Ge, tetiba teringat aku samamu. Makasih ya sudah mengingatkan aku. Memang abang itunya, Ge."
"Iya, Ri. Bantu juga aku ya dalam doa."
"Aku pasti mendoakanmu, Ges. Kalau memang dia yang terbaik, Tuhan yang sama yang membukakan jalan. Tuhan yang tunjukkan dan membuka matanya."
That was really surprised me. Yah, directly i phone her. While, she was in her "jaga".
"Mar, maaf mengganggu jadwal jagamu. Tahunya kau, aku ga nyangka kau bilang gitu."
"Iya Ges. Ga ada yang sia-sia di dalam doa. Gapapa kau terus berdoa. Ya memang, berdoa itu ga hanya sebulan, dua bulan, setahun, dua tahun, bahkan jawaban doa itu bisa bertahun-tahun. Senantiasa tetap berdoa ya."
Yah, and, my wall was broken. I can't avoid it. These tears came down. Friday, in the morning, these things must came down form my eyes.
"Ya, Ges, selama kau masih damai mendoakannya, gapapa tetap mendoakannya. Bukan menjadi pengemis cinta atau apa, ya Tuhan lihat koq. Kan kita ga tahu hari depan. Senantiasa menantikan Tuhan dan doakan Ge."
Secara tak sengaja baca tweet dari Wilson Kanadi (ihatequote) pagi ini.
"When you pick the most difficult and painful choice but your heart is at peace, you will know you made the right decision."
Yah, aku masih tetap mendoakanmu. Meskipun, bagimu juga sudah tidak ada lagi rasa itu. Aku tahu itu dan Dia juga pasti lebih tahu.
I've told you, right?
Aku masih tetap mendoakanmu, dan aku bersyukur Tuhan memberikan kebebasan kepada manusia, dan ini menjadi keputusanku, yah meskipun aku sudah tahu keadaanya, dan cukup menyakitkan, namun mendoakanmu "peace" for me.
Ya, dan tetap juga harus senantiasa dengar-dengaran suara-Nya.
Ya, kamu bilang, selain doa harus ada usaha. Ya, saat ini bagianku hanya bisa berdoa. Apapun jawaban-Nya, ya dan kamu pernah bilang juga ga ada sia-sia persekutuan dalam Dia. Yah, jawaban-Nya bisa YA, TIDAK, atau TUNGGU.
Aku menantikan-Nya.
Ya, aku menantikan Dia dan berharap hanya kepada Dia.
"Things worth having are worth waiting for."
Yah, ada hal-hal yang tak bisa kulakukan dan di luar kontrolku, dan bagianku hanya bisa berdoa. Ya, seperti kata mamak lagi, "Semakin lama kau menunggunya, semakin bersyukur kau saat kau sudah mendapatkannya." Ya, saat ini aku sedang berusaha untuk membenah diri, untuk menjadi wanita yang lebih berkenan di hadapan-Nya. Sebagai wanita, aku harus tetap menanti, dan itu tetap menjadi prisnsipku.
Dan, bagiku..
Roma 11:36
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"
Ya, semuanya milik-Nya, aku dan kau adalah miliknya, relationship yang kita miliki adalah milik-Nya, semuanya adalah milik-Nya, ya dan biarlah semua-Nya kembali kepada Dia. Dan, biarlah senantiasa semua yang kita berdua pernah dan akan kita lakukan adalah semua kemulian bagi-Nya.
Mungkin saat ini, aku atau kamu sedang dipersiapkan untuk rencana yang lebih besar.
Ya pasti.. Mungkin suatu saat, ketika kita kembali melihat ke belakang, beberapa tahun lagi, kita berdua pasti akan terkagum-kagum melihat jalan-Nya..
No comments:
Post a Comment