Tuesday, March 31, 2015

Last day in March 2015

Siang itu..

"Masih galau, mbak?"

She asked me suddenly. Mbak Sulis asked me.
Just like other days, i always come to the pantry for enjoying my lunch. It becomes a habit for me since i came here.

That questions really suprised me as well.

"Kenapa nanya itu, mbak?"
"Ah gapapa. Cuman nanya aja mbak?"

Yah, of course. I can't avoid thinking all of them..

"Ya gitu deh mbak. Hahhaa"

As the youngest girl in this division, i only have her as my friend. Hahhaha.. I feel relieved..^^

"Gimana ya mbak. Kepikiran terus la. Oh iya, mbak tahu gak hari Jumat itu libur apa?"

"Paskah kan ya?"

"Hari Jumat itu hari Jumat Agung, mbak. Kalau hari Jumat itu hari Jumat Agung, Mbak. Hari wafatnya Isa. Kalau hari Minggu itu baru Hari Paskah."

I continued..

"Nah, kalau hari Jumat kan peringatan wafat Isa, kalau hari Minggu itu peringatan kebangkitan Isa, Mbak. Jadi sebenarnya hari Paskah itu tidak kalah "besar" dbandingkan hari Natal. Justru, hari Paskah adalah penggenapan renanca-Nya kenapa Isa lahir ke dunia."

"Oh gitu Mbak. Iya ya. Selama ini Paskah jarang sih terdengar. Lebih sering mendengarkan Natal."

"Ya, Mbak. Euforia Natal cenderung lebih besar dibandingkan dengan Paskah."


"Jadi biasanya ngerayainnya gimana, Mbak?"

"Ibadah di gereja Mbak. Dan, nanti ada perjamuan kudus."

"Seperti yang di gambar itukan, Mbak?"

Actually, i was suprised that she knows abaout that painting, yupp, "The Last Supper".

"Hahaha, iya seperti itu kira-kira, Mbak. Roti dan anggur mengingatkan tubuh dan darah Kristus yang telah menebus dosa manusia."

"Terus kalau telur itu, Mbak?"

And, again i was surprised that she knows about it.

"Ya, sebenarnya telur itu ga ada di Alkitab, Mbak. Itu sebenarnya dari tradisi Eropa gitu. Namun, aku sendiri memaknainya sebagai lahir baru. Telur sendiri adalah awal kehidupan kan. Nah, sama juga kebangkitan Kristus atau Isa itu juga membawa kelahiran baru bagi manusia.
I continued..

"Ya, Mbak. Teringat ke kegalauan tadi itu, ya kayak gini sih.. Itu lah jadi perenungan pribadiku. Sudah terlaku sering aku memaksakan apa yang kuinginkan kepada Tuhan. Yah, Paskah ini aku rindu adanya "kelahiran baru" bagiku pribadi, Mbak. Termasuk juga untuk masalah ini. Yah, kalau di Alkitab sih Mbak ada Amsal 31 Mbak. Yah, aku memang harus belajar lagi, Mbak. Yah, mungkin aku memang tidak sempurna, namun aku juga harus berusaha menjadi standar yang kutetapkan untuk hal itu, Mbak. Yah, mungkin saat ini aku belum layak hehehhe.. Makanya Dia belum mengizinkan."

"Ya Mbak, sama seperti kami itu Mbak. Jodoh itu adalah cermin diri kita. Kalau kita pengen dapet ya baik, lihat dulu, apakah kita sudah baik."
Jadi teringat lagu Mirror deh hahha..

"Sipp.. Mbak.. hahahha.."

"Ya, Mbak. Tetap berserah sama yang di atas."

Yah, sudah lama aku ingin menceritakan kepadanya tentang Yesus Kristus, yang bagi mereka adalah Nabi Isa. Di tengah kegalauan dan kehinaanku ini, aku sangat bersyukur Tuhan masih pakai lidahku untuk menceritakan tentang-Nya kepada orang lain. Sudah lama aku tidak melakukan kegiatan misi. Dan, memang aku rindu memberitakan tentang itu kepada Mbak Sulis.
Bukan kebetulan Mbak Sulis menanyakan kegalauanku. Semua yang kukatakan kepadanya justru menjadi pedang bermata dua bagiku. Ya, aku juga berbicara kepada diriku sendiri. Ya, ada-ada aja Dia pakai cara untuk mengingatkan aku.

Yah, mendekati Paskah ini, setelah melakukan banyak hal yang mendukakan hati-Nya, tersentak diriku untuk melihat kembali diriku, merenungkan kembali semua yang telah aku alami. Kalau dilihat dari keadaanku sekarang ini, sebenarnya aku ga layak. Betapa hina diriku.

Paskah. Yang dulu waktu kecil yang kuingat hanyalah telur, tanpa tahu apa maknanya.
Yah, wafat-Nya Yesus,

"If we are looking for definition of love, we should not look in dictionary, but at Calvary."
John Stott

Siapalah aku manusia berdosa ini.. Hingga Yesus yang adalah Allah mau datang ke dunia menebus dosaku.
Ya, cinta yang tak pernah berakhir, cinta yang kudapat dari-Mu.

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Yohanes 3:16

Ya, Paskah. Kebangkitan-Mu..
Lahir baru. Seperti ayat maluanya, Tuhan.

"Ya, Saudara harus menjadi manusia baru, yang baik dan kudus. Kenakanlah sifat yang baru itu." Efesus 4:24 FAYH

Biarlah peringatan kebangkitan-Mu, Paskah tahun ini Bapa, aku senantiasa Engkau perbaharui, lahir menjadi manusia baru yang siap Engkau pakai..
Ya.. Manusia baru..
Grespy harus jadi manusia baru..
Tahun 2015, tahun penuh mujizat.. Tahun pelipatgandaan mujizat.. Amin..

Who am i

Who am i, that the Lord of all the earth
Would care to know my name
Would care to feel my hurt
Who am i, that the bright and morning star
Would choose to light the way
For my ever wandering heart

Not because of who i am
But because of what You've done
Not because of what i've done
But because of who You are

I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean
A vapor in the wind
Still You hear me when i'm calling
Lord, You catch me when i'm falling
And You've told me who i am
I am Yours, i am Yours

Who am i, that the eyes that see my sin
Would look on me with love and watch me rise again
Who am i, that the voice that calmed the sea
Would call out through the rain
And calm the storm in me

Not because of who i am
But because of what You've done
Not because of what i've done
But because of who You are

I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean
A vapor in the wind
Still You hear me when i'm calling
Lord, You catch me when i'm falling
And You've told me who i am
I am Yours, i am Yours

Not because of who I am
But because of what You've done
Not because of what I've done
But because of who You are

I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean
A vapor in the wind
Still You hear me when i'm calling
Lord, You catch me when i'm falling
And You've told me who i am
I am Yours, i am Yours

I am Yours
Whom shall i fear
Whom shall i fear
'Cause i am Yours
I am Yours

by Mark Hall

Casting Crowns

Monday, March 30, 2015

ampuni aku, Bapa..

Ya, kau tidak sadar bahwa kau sudah berubah jadi monster, Ge..
How can you be a daughter of Him, if you can only act like evil..?
Maafkan aku Bapa, sudah menyakiti hatinya..
Ampuni aku Bapa.. Ampuni aku yang telah menjadi batu sandungan.. mendukakan hati-Mu.. Ga layak lagi aku, Bapa.. Aku sungguh berdosa, sungguh berdosa.. Hina aku, Bapa..
Hina..

March 30th, '14

Ketika itu hujan, ya, hujan yang kataku gerimis. Hujan ketika banyak orang berteduh sambil memancing. Hujan yang dihindari orang kebanyakan.

Hujan hari itu, hujan yang sebenarnya tak mau aku pergi. Hujan saat aku merasa bersyukur pada Tuhan atas gerimis dan waktu yang diberikan.

Kali ini aku suka hujan itu.. Hujan yang memberikan perasaan aneh, tapi hebat. Ya, hujan. Kapan kau datang lagi? Ku tunggu di sana? Di mana?

Hujan, hujan yang sebenarnya, jatuhnya titik-titik air dari langit. Hujan, hujan dengan kondisinya, saat orang berdua di bawah payung...

by you, Sunday, March 30th, '14

Saturday, March 28, 2015

strengthen me

maaf Bapa..
I can't avoid this tears..
Aku memang lemah, Bapa.. Aku tidak bisa memungkiri bahwa dalam penantian ini aku bisa saja jatuh, tapi satu hal yang kutahu pasti Bapa..
Di tengah semua uncertainty ini, ya.. Ada Engkau, Bapa..
Totap togu ahu da Bapa.. Kuatkan aku, Bapa..

Friday, March 27, 2015

menanti Dia

Yah, this morning, just like other morning. I can't start my day without You. Hahha..
Terima kasih ya untuk setiap penyertaan-Mu yang sempurna.

Saat teduh hari ini..

Yesus mengatakan bahwa salah satu tujuan Roh Kudus tinggal di dalam hidup kita adalah supaya “apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin [kita] ke dalam seluruh kebenaran” (Yoh. 16:13). Dengan pertolongan dan tuntunan Roh Kudus, kita dapat menemukan jaminan kebenaran sejati di tengah dunia yang marak dengan berita-berita palsu. —Bill Crowder
 - dikutip dari Santapan Rohani, 27 Maret 2015


Ya, senantiasa meminta Roh Kudus untuk menolong kita membedakan yang benar dan yang salah. Kita dengan mudah diperdaya oleh orang lain atau bahkan oleh hati kita sendiri. My self can be deceived by my own heart. Of course, this is so surprised me. Hahahah..


"Jangan terlalu banyak berharap."

Lama aku merenungkan perkataan ini. Ya, lama, cukup lama. Yah, just like my "upper room" today. Yupp, i need the help and guidance of the Spirit. I'm so weak, i can't understand what He really want from me. I need You, Holy Spirit, to help me discern truth from error.
Yah, kebenaran sejati hanya dari dia.

Pagi ini ya kepikiran terus sih. Yah, i can't avoid it.
Tapi ada sesuatu yang membuat aku terkejut pagi ini. Ya, salah seorang temanku, Ria. Salah satu dari lima belas orang temanku  (siswi 8xcellenteen). Sebelumnya dia pernah sharing tentang pacarnya yang juga sesama dokter. Yup, pergumulan kita tiada habisnya, hahahha.. 
Aku, ya aku, yang pernah mengatakannya untuk tetap tekun menanti abang itu. Ya, itulah yang kubilang. 

She sent me this..
"I thank my God upon every remembrance of you" Philippians 1:3

She thanked me for reminding her before.
Dan, satu hal aku sangat terharu waktu dia bilang, "Iya Ge, tetiba teringat aku samamu. Makasih ya sudah mengingatkan aku. Memang abang itunya, Ge."
"Iya, Ri. Bantu juga aku ya dalam doa."
"Aku pasti mendoakanmu, Ges. Kalau memang dia yang terbaik, Tuhan yang sama yang membukakan jalan. Tuhan yang tunjukkan dan membuka matanya."

That was really surprised me. Yah, directly i phone her. While, she was in her "jaga". 

"Mar, maaf mengganggu jadwal jagamu. Tahunya kau, aku ga nyangka kau bilang gitu."
"Iya Ges. Ga ada yang sia-sia di dalam doa. Gapapa kau terus berdoa. Ya memang, berdoa itu ga hanya sebulan, dua bulan, setahun, dua tahun, bahkan jawaban doa itu bisa bertahun-tahun. Senantiasa tetap berdoa ya."

Yah, and, my wall was broken. I can't avoid it. These tears came down. Friday, in the morning, these things must came down form my eyes. 

"Ya, Ges, selama kau masih damai mendoakannya, gapapa tetap mendoakannya. Bukan menjadi pengemis cinta atau apa, ya Tuhan lihat koq. Kan kita ga tahu hari depan. Senantiasa menantikan Tuhan dan doakan Ge."

Secara tak sengaja baca tweet dari Wilson Kanadi (ihatequote) pagi ini.

"When you pick the most difficult and painful choice but your heart is at peace, you will know you made the right decision."

Yah, aku masih tetap mendoakanmu. Meskipun, bagimu juga sudah tidak ada lagi rasa itu. Aku tahu itu dan Dia juga pasti lebih tahu. 
I've told you, right?
Aku masih tetap mendoakanmu, dan aku bersyukur Tuhan memberikan kebebasan kepada manusia, dan ini menjadi keputusanku, yah meskipun aku sudah tahu keadaanya, dan cukup menyakitkan, namun mendoakanmu "peace" for me. 
Ya, dan tetap juga harus senantiasa dengar-dengaran suara-Nya.

Ya, kamu bilang, selain doa harus ada usaha. Ya, saat ini bagianku hanya bisa berdoa. Apapun jawaban-Nya, ya dan kamu pernah bilang juga ga ada sia-sia persekutuan dalam Dia. Yah, jawaban-Nya bisa YA, TIDAK, atau TUNGGU. 
Aku menantikan-Nya.

Ya, aku menantikan Dia dan berharap hanya kepada Dia.

"Things worth having are worth waiting for."

Yah, ada hal-hal yang tak bisa kulakukan dan di luar kontrolku, dan bagianku hanya bisa berdoa. Ya, seperti kata mamak lagi, "Semakin lama kau menunggunya, semakin bersyukur kau saat kau sudah mendapatkannya." Ya, saat ini aku sedang berusaha untuk membenah diri, untuk menjadi wanita yang lebih berkenan di hadapan-Nya. Sebagai wanita, aku harus tetap menanti, dan itu tetap menjadi prisnsipku. 
Dan, bagiku..

Roma 11:36
"Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!"

Ya, semuanya milik-Nya, aku dan kau adalah miliknya, relationship yang kita miliki adalah milik-Nya, semuanya adalah milik-Nya, ya dan biarlah semua-Nya kembali kepada Dia. Dan, biarlah senantiasa semua yang kita berdua pernah dan akan kita lakukan adalah semua kemulian bagi-Nya.

Mungkin saat ini, aku atau kamu sedang dipersiapkan untuk rencana yang lebih besar.

Ya pasti.. Mungkin suatu saat, ketika kita kembali melihat ke belakang, beberapa tahun lagi, kita berdua pasti akan terkagum-kagum melihat jalan-Nya..


Wednesday, March 25, 2015

God's Clock

So, this is it. If my laziness is bigger than my body.. Hahaha.. akhirnya telat bangun.
Yah, memang ga lengkap kalau hari ga diawali saat teduh. Yah, seperti biasa, kantor masih sedikit sepi, diiringi musik instrument "10000 reasons", kuawali hari dengan saat teduh sejenak.

Firman Tuhan hari ini menyorot sosok Hana dalam Lukas 2:36-40. Sebenarnya, baru hari ini aku baru "ngeh" dengan sosok Hana ini.


Baca: Lukas 2:36-40

2:36 Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya,
2:37 dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.
2:38 Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.
2:39 Dan setelah selesai semua yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan, kembalilah mereka ke kota kediamannya, yaitu kota Nazaret di Galilea.
2:40 Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat, penuh hikmat, dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.

God's clock. Jam Allah selalu tepat.
Demikian Our Daily Bread memberikan judul untuk saat teduh hari ini.
Perenungan pribadi bagiku sendiri adalah mengenal sosok Hana. Kehidupan seorang Hana mungkin bukan kehidupan yang didambakan oleh common people. Bagaimana tidak Hana sudah menjadi janda setelah menikah selama tujuh tahun dengan suaminya. ODB memberikan intrepretasi bahwa mungkin saja Hana tidak memiliki anak dan mungkin sudah hopeless. 
Namun, vice versa Hana hingga lanjut usianya tinggal dalam rumah Tuhan dan setia melayani Tuhan. Bahkan dalam ayat 37, injil Lukas menuliskan bahwa Hana siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.
Dan, hingga penantiannya di usia senja, akhirnya dia bisa melihat Mesias. Wah, bisa dibayangkanlah ya, betapa sukacitanya dia, dan dengan semangat dia memberitakan kepada semua orang lahirnya seorang Mesias. Setelah penantiannya, yang bisa dikatakan tidak sebentar. Tuhan memberikan jawaban atas segala penantiannya itu. 

Kutarik ke diriku sendiri. Ga seberapalah yang kualami sekarang dibandingkan dengan yang dialami seorang Hana. Hari ini aku diingatkan lagi kesempurnaan waktu Tuhan. ODB memberikan perenungan untuk tetap mengucap syukur untuk segala hal dan menerima semua yang diberikan-Nya pada waktu-Nya. Setia menantikan Tuhan.

Melalui renungan ini aku diingatkan lagi untuk lebih mengenal apa yang dikehendaki-Nya. Lebih sabar dalam penantian. sama seperti ayat malua ku. Kadang aku terlalu memaksakan waktuku dengan waktu-Nya. Kurang bersabar dalam penantian.

"tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru,"
Yesaya 40:31a
Ga ada yang kebetulan kenapa aku dapat ayat malua ini. Tuhan ingin menunjukkan samaku bahwa dalam menantikan Tuhan itu ga mengecewakan. Mamak selalu bilang baik dalam hal apapun itu, saat kau lama mendapatkan dan menantikannya, Tuhan ingin kau lebih mengucap syukur saat mendapatkannya.



"Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya" (Amsal 16:9). Memang tidak mudah menyandingkan rencana Allah dengan rencana kita,
Ya, selama ini aku mempunyai banyak rencana, kerja, S2, keluarga, pasangan hidup etc.
Yupp! Tetap kuat dalam Dia, berdoa senantiasa, dan melakukan segala sesuatu untuk kemuliaan-Nya. Dan, seperti kata seseorang padaku, ga hanya berdoa, tetapi tetap berusaha dalam setiap pencapaian semua rencana tersebut.

Dalam semua itu, baik keluarga, studi, karir pasangan hidup dan semua-semuanya, tetap menantikan Dia, menanti waktu-Nya yang sempurna. Tuhan tak pernah gagal menepati janji-janji-Nya.


Doc. Our Daily Bread



Friday, March 20, 2015

Woman's Pray

Lord, 
I pray for a man, that will be a part of  my life
A man that really loves You more than everything
A man that will put me in the second place of his heart
A man that lives not for himself but for You
The most important is
I want a heart that really loves and thirsty of You
And have a desire to be like Jesus


And he must know for whom and for what he lives
So his life is not useless
Someone that has a wise heart
Not only a smart brain
A man that not only loves me but also respect me
A man that not only adores me
But can warn me when I am wrong
A man that loves me not because of my beauty but my heart
A man that can be my best friend in every time and situation
A man that makes me feel like a woman when I am beside him


I do not ask for a perfect man
But I ask for an imperfect man
A man that needs my support for his strength
A man that needs my prayer for his life
A man that needs my smile to cover his sadness
A man that needs my love so he feels being loved
A man that needs me to make his life beautiful


And I also ask
Make me be a woman that can make him proud
Give me a heart that really loves You
So I can love him with Your love
Not love him with my love
Give me Your gentle spirit
So my beauty does not come from outside but comes from You
Give me Your hands
That I always be able to pray for him
Give me Your eyes
So I can see many good things in him
And not the bad one
Give me Your mouth
that is filled with Your words of wisdom and encouragement
So I can support him everyday
Give me Your lips
And I will smile at him every morning

And I want that when we finally meet
Both of us can say
How great Thou Art
I know that You want us to meet at the right time
And You will make everything beautiful in Your time
Amen

-Grace Suryani Tioso

(Taken from “Tuhan MASIH MENULIS CERITA CINTA” page 19-21)


Thursday, March 19, 2015

you

Philippians 1:3 
I thank my God every time I remember you.
NaOH

Wednesday, March 18, 2015

spread the love

Yah.. Hari ini tanggal 18, so what? Hahahah.. Setiap hari adalah pemberian Tuhan, so make every day be one moment in time.. Itu ajanya.. ^^
CARPE DIEM..
Sudah hampir empat bulan aku melintasi jalan ini.. Setiap hari, dua kali sehari.. Ya, dari stasiun menuju ke kantor. Berangkat ke kantor melewati jalan yang sama, sepanjang jalan Johar lurus ke arah K.H. Hasyim. Begitu juga sepulang kantor, melewati jalan yang sama.
Namun, ada hal yang menyejukkan hati, setelah kepenatan kantor seharian.
Sudah hampir empat bulan aku melewati jalan ini sepulang kantor, selalu ada makanan yang sepertinya memang sudah disediakan untuk kucing. Makanan itu bukan sisa-sisa makanan. Aku lihat makanan itu package nya selalu rapi tergeletak di pinggir jalan dan trotoar sepanjang jalan itu.
Awalnya aku hanya berpikir, ah paling hanya sekali dua kali. Ternyata, setiap hari selalu ada.
Aku selalu mencoba mencaritahu siapa yang selalu mempersiapkan itu semua.
Akhirnya, setelah beberapa lama, aku tahu ada seorang ibu yang selalu setia menyediakannya untuk kucing-kucing yang berkeliaran di sepanjang jalan itu (depan hotel Morrisey dan sekitarnya).
Sudah lama mencoba mengambil foto ibu ini saat memberi makan kucing selalu gagal. Hahhahh.. Paparazzi hehehe..
Hingga hari ini..
Hari itu aku lihat dia duduk sendiri..
Awalnya aku berlalu begitu saja. Setelah beberapa langkah, akhirnya aku pun mundur lagi hahaha.. (maju mundur cantik).
Kemudian, akhirnya aku kenalan sama ibunya. Namanya ibu Nani.
As i expected. Dia tidak memberikan makanan sisa-sisa.
Ternyata dia memasak khusus untuk kucing itu. DAEBAK!
Dia awalnya benci kucing. Sampai pernah memukul kucing sampai kakinya patah karena memakan bandengnya. Eh,besoknya dia ngerasa kakinya sakit. Terus temannya bilang, "Mungkin gegara ibu mukul kucing kemarin." (semacam karma lah anggapan beliau).
Suatu hari ada kucing kecil yang kecebur di got. Dia angkat kucing itu, dimandiin, dibersihin. Akhirnya dia ngerawat kucing itu.
Dia sudah tiga tahun memberi makan kucing-kucing yang ada di sekitar itu, mulai dari kecil sampai gede. Bahkan dia kenal kucing-kucing itu (even she have the name each one of them hehhehe)
Setelah lama ngobrol, akhirnya aku pulang.  "Ya, aku akan sering-sering ketemu ibu hehehe.. Aku selalu pulang dari jalan ini." Yoi! Hahhah..
"Not all of us can do great things. But we can do small things with great love." by Mother Teresa
Yupp.. Yupp.. We found love in this hopeless world..
Seperti kata adekku, "Masih adanga orang baik di dunia ini kak, jadilah salah satunya."
Yupp.. Jadilah oase cinta di tengah dunia yang kering ini. Spread love, be kind, dear..

miss you mom..

Hari ini tanggal 18.. I like 18.. loh hubungannya apa?
Mungkin karena aku juga angkatan 18 kali ya hahahha..
Whatever la..

So, this is it.. 
If i face something, i really miss home.. 
I miss mom..

Mak, kalau kuingat lah dulu ya, na jugulan ahu ate. As you ever told me that my born was the most difficult among three of us. 
thank you mom..
Terima kasih mak.. atas perjuanganmu sejak aku masih di dalam kandungan. Terima kasih telah berjuang untuk melahirkan kami, aku, Ruth, Rafael.
Thank you ya mak.

One of my ridiculuous question when i was a child is "Darimana kami keluar, mak?"
At that time, you tried to explain us, but, yeah.. we didn't care..

Semakin ke sini, semakin aku menyadari mak..
you are really awesome.. my wonderful woman..

Ada orang bilang, bagi wanita, dia akan semakin menyayangi ibumu saat kau melahirkan anaknya. 
Yupp..

"A human body can bear only up to 45 del units of pain. Yet at time of giving birth, a mother feels up to 57 del units of pain. This is similar to 20 bones getting fractured at the same time."

Terima kasih Mak..
Terima kasih untuk cintamu..
Maaf ya mak, kalau selama ini aku bandal, jugul dan ada yang menyakiti hatimu.
Jangan lelah mengajari kami ya mak.. Pangajar-ajaranmu ai do mak na jadi arahan humbaen nami..
Doa-doamu yang selalu mengiringi kami..
Teladan doamu, mak.  Ya mak, kau yang selalu mengingatkan kami untuk tetap menanti Dia dan selalu menantikan Dia. Kulihatnya itu mak. 

Tarima kasih ma tene, mak..

Maafkan kalau kurang ekspresif aku mengungkapkan betapa sayangnya dan rindunya aku samamu mak. Kadang aku hanya bisa menitikkan air mata saat mendengar suaramu. Apalah bisa mak yang kubuat da ba. Ini kami di pangarantoan, senantiasa doakan kami ya mak, supaya tetap kuat dan menjadi garam dan terang di mana pun kami berada. Belum ada yang bisa kukasih mak, ini yang masih bisa hupatupa.. Ga seberapa lah materi yang bisa kubeli dibandingkan semua sayangmu sama kami.

Stay awesome mom.. God bless you and daddy..

just a shocking moment

Bapa, saat aku benar-benar memikirkannya pagi ini, Engkau menunjukkan ini..
Bapa, beri aku hikmat..
Totap ajari anak-Mu on, Bapa..

Tuesday, March 17, 2015

i thank God that i know him..

Kurasa kalau dilihat DIA aku sekarang ini.. "Gres, Gres.. Come, my dear.."
hahahaha.. Kau Allah yang Mahatahu.. Bahkan aku sendiri pun ga mengerti apa yang ada di dalam hatiku. Bapa, bukan kebetulan aku mendengar lagu ini..
A song by Jonathan Prawira

Hanya dekat kasihMu Bapa jiwaku pun tentram
Engkau menerimaku dengan sepenuhnya
Walau dunia melihat rupa
Namun Kau memandangku
Sampai kedalaman hatiku

Reff :
Tuhan inilah yang ku tahu
Kau mengenal hatiku
Jauh melebihi semua yang terdekat sekalipun
Tuhan inilah yang ku mau
Kau menjaga hatiku
Supaya kehidupan memancar senantiasa

Terima kasih Bapa.. Damai sekali. Banyak mungkin yang sudah terjadi hingga saat ini. Maafkan aku jika selama pembentukan ini, aku justru melakukan hal-hal yang mendukakan hati-Mu. Ampuni jika banyak yang kurang berkenan di hadapan-Mu.
Ajar-ajari ahu da Bapa..

Just remind me one year ago.. hehehhe.. Hari itu.. Tepat tahun lalu.. Hari yang Engkau jadikan.. Sempurna..
Ya Bapa..
Aku sangat mengucap syukur akan kehadiran anakmu dalam hidupku.. Ya dia..
I thank God that i know him..

Yah aku teringat cerita Pak Ruli dan Bu Maria..
"Yah aku terima Rul. Aku belum sesuai dengan karakter wanita yang ada dalam kriteriamu Amsal 31, Rul. Tapi aku bersyukur bisa mendoakanmu. Mungkin nanti Tuhan akan memberi waktu yang tepat."

Ya Bapa, totap ajari ahu da Bapa menjadi 
wanita yang lebih berkenan di hadapan-Mu, menjadi alatmu melalui semua visi, mimpi yang Engkau taruh menjadi kerinduanku.

Dan, sungguh Bapa dari lubuk hatiku yang paling dalam, ya  dan tentunya Engkau yang lebih tahu, aku rindu sosok seorang partner yang mempunyai visi yang sama, Bapa, yaitu bersama melayani-Mu dan menjadi alat kerajaan-Mu dengan segala yang kami miliki. Dan, jujur saja Bapa, aku melihat itu dalam dirinya. Ya dia yang pertama. Ya Bapa.. Aku melihat semua dalam dirinya.. Ya dia, Bapa.. 

Bapa, aku ga tahu apa isi hatinya sekarang. Yah, tentunya Engkau yang lebih mengetahuinya, Bapa.  

Aku dengan ketidaksempurnaanku, Bapa, ajarilah aku mencintainya dengan cara-Mu. "Help me to love You more than i love him, so i know i can love him more than anyone else."
Itu doaku Bapa. Yah ajari aku Bapa mana yang merupakan kehendak-Mu. Ajari aku berdoa dengan benar. Tetap beri hikmat aku untuk menantimu Bapa, menanti setiap rencana-Mu.




Friday, March 13, 2015

i pray

and bring him in Your presence today..
Make him what You want Him to be..
I pray

berkenan

Ajariku untuk menjadi wanita yang lebih berkenan di hadapan-Mu Tuhan..
Dan, jika waktunya tiba aku siap Tuhan..

Wednesday, March 4, 2015

Ibadah GBI Kamboja by Henry Hinn

Aku berasal dari keluarga yang beribadah di gereja Lutheran. Tapi, karena keadaan, sejak masuk kuliah aku sering beribadah di gereja dengan aliran karismatik. Untuk hal-hal yang tidak esensial, aku tidak terlalu memusingkannya..Hari Minggu itu aku sendiri gereja di GBI Kamboja, Depok.

Ibadah sendiri itu memiliki "sensasi" tersendiri. Menikmati-Nya lebih private lagi. Hari itu yang berkhotbah adalah Pendeta Henry Hinn. HE told that there was someone named Nicky in His church. He was sick. And, Pastor had prayed him for healing. But, he was used to say "aaaaa". every time when a pastor tried to pray for him. Always like that. Pastor had called other great pastor and it was still same. And after that, there was another man named Marc. He didn't believe in God. And, Marc told to Henry "See that guy?!" He teased Henry. Then Henry prayed in his heart. And, only by His grace, suddenly stood up Nicky said "Pastor, i love you, i really love you." Nicky was healed by the power of God. And, it wasn't stop right there.  Marc saw everything, and he give his life to God.

Itulah memang cara Tuhan yang tidak kita mengerti.Tuhan punya waktu yang tepat untuk menyembuhkan Nicky. Dan, Tuhan pakai Nicky untuk membawa Marc kembali kepada Dia. Banyak memang hal-hal yang tidak kita mengerti sebagai manusia. Abraham dan Sara yang sempat ragu akan memiliki anak. Apa yang menurut manusia tidak mungkin adalah mungkin bagi Tuhan. Tuhan bekerja di luar logika manusia. Ishak lahir karena iman. 

Tuhan pakai apa yang menurut manusia itu tidak mungkin menjadi mungkin mungkin di dalam DIA. Di dalam kekurangan kita, Tuhan bekerja.Seperti doa Pak Henry saat setelah pertobatan "YOU're so cool, Man!" Ya Bapa, YOU're really cool..

Aku ini bagaikan sampah, yang layaknya berada di tempat sampah, namun Tuhan ambil aku, melayakkan aku, dan memakai aku dengan segala kekurangannku, segala kediskualifikasianku.. Tuhan ini aku, pakai aku..Biarlah aku semakin kecil, dan Engkau semakin besar..

Monday, March 2, 2015

kau

It's Monday..
huaa.. hope everyone have a great day, include you.. yeah you, dear..

Karena pengaruh kecapaen dan ngantuk, akhirnya ga jadi sharing cerita kemarin..

Minggu subuh.. Aku menggumpulkan keberanian..Kutanya kapan kau internship. Betapa senangnya aku saat melihat messageku kau balas.
Sebenarnya aku pengen nanya, kau chatingan sama dia ya?
Tapi akan merusak suasana..

Betapa senangnya seengaknya aku bisa menceritakan sedikit mimpiku denganmu. Kau yang kuinginkan untuk di sisiku yang mendukungku, menguatkanku, dan mendoakanku.

My first romance..
I'm really grateful dear.. Kau, yang namanya selalu kubisikkan kepada-Nya dalam doaku..
Kau tahu jelas, sayang. Aku bukan orang yang mudah menyayangi orang lain. Aku masih ingat hari pertama kita kenalan. Di stasiun itu.. sore itu tepatnya 3 Desember 2010.. I didn't expect  that that day will be so meaningful to me.. I've told you, you are the first. Kau orang yang pertama mengatakannya. Bagaimana mungkin aku bisa lupa, sayang. Wanita mana yang tidak senang saat ada seseorang yang mengatakan bahwa ada yang mengasihinya. It was March 16th, 2014..

Bersama keluargaku melayani Tuhan..
That day,i've told you, right? Aku ga pernah benar-benar memimpikan seseorang sebagai partnerku untuk melayani Dia bersama keluarga, until you, dear..
Bukan ingin bermaksud untuk mengungkit masa lalu, sayang. Waktu aku menyukai dia, aku tidak pernah memikirkan dia menjadi ayah dari anak-anakku, menjadi pemimpin di keluargaku dan lain-lain..
Sampai kau hadir, sayang..
Aku mulai memimpikan banyak hal..
Bersama denganmu melayani Dia, menjalani hidup bersama sampai tua, menjadi pemimpinku, menjadi ayah bagi anak-anakku.. Masih banyak, sayang. Banyak..

Mimpimu, mimpiku, mimpi kita..
Kata orang, golongan darah O adalah orang-orang yang ambisius dengan semua mimpi-mimpinya. Apakah itu sudah evidence based? Pasti tanyamu seperti itu, sayang..
Kau dengan semua mimpimu..
Sayang, tidak selamanya mungkin aku ada di sisimu saat kau sedang menggapai mimpi-mimpi itu, literally.. Tapi aku selalu ada sayang mendoakanmu dari jauh di sini, sayang.. Doa.. Selalu, sayang. Selalu..
Dan aku dengan mimpiku.. Aku ingin menjadi berkat bagi orang lain.. Hidup yang berdampak.. Sayang, betapa bersyukurnya aku jika kau menjadi partnerku, sayang..
Sayang, mari membangun mimpi yang sama..

Kehidupan dokter..
Pada hari yang sama, kau juga menceritakan bagaimana beratnya kehidupan dokter itu sayang. Yah. You've told me clearly. Even, i got headache, dear..
Sayang, aku bukanlah wanita yang sempurna. Banyak kekuranganku dan kelemahanku, sayang. Mungkin ada saat-saat aku pasti jatuh dan tak tahan lagi, tapi satu hal yang pasti kuingat dan kuimani saat itu terjadi.. Kita kan punya Tuhan yang besar. Awesome God. Saat banyak yang akan terjadi, sayang, DIA selalu ada untuk kita, sayang.
Aku dengan segala kekurangan dan kelemahanku, aku ingin berdiri kuat menjadi partner terhebatmu, sayang. Aku ingin berjuang, sayang.


Aku mencintaimu.. And, only God could love you more, dear..

Sunday, March 1, 2015

maaf

Maaf kemarin aku kurang berhikmat dan telah menjadi batu sandungan.. Maaf.. I'm really sorry from the bottom of my heart..
I can't judge, but it really hurts me when you chat with her.. Although it hurts deeply, i really miss you.. I miss you..
Bapa, tetap ajari aku untuk menjadi wanita yang berhikmat.. Jangan sampai aku lebih mencintainya lebih dari mencintai-Mu.. Seperi kata si Dovan waktu sepulang KKRS (dan aku tahu itu pasti tidak kebetulan) "kita ini milik Tuhan, begitu juga relationship".. Ya milik-Mu..
Tetep Bapa, tetep koq You take the wheel..

just

It was not arrythmia, but i skip a beat sometimes.. It is been a long time that i havenot a convo like we had. And that was the issue.. ...