Monday,
2014-03-24
Udah lama ga gereja di GBI.. kemarin itu kayaknya yang pertama di tahun ini..
Flash back
dulu.. Berawal dari Sabtu malam.. awalnya janjian nonton film “Son of God” jam 10.. eh.. lama banget
mulainya.. Beli snack la dan lain-lain, akhirnya mulai nonton jam 12 malam. The
film is quite good. Filmnya tentang perjalanan Yesus Kristus. Dibandingkan dengan
previous film ada beberapa hal yang mungkin beda, dan menurutku yah wajar la,
karena memang penafsirannya beda-beda. Mungkin direktornya ga PA bareng kali
ya, hahaha. Ada yang PAnya dari NIV, KJV, Constable Note, hahaha ngawur.. Tapi
kata teman-teman, filmnya lumayan banyak menarik catatan sejarah gitu. Yah apapun
itu tapi intinya ya tetap Yesus itu sendiri.. The movie ends with the last
scene HE said “I’m coming soon”.
Nah.. akhirnya tidurnya jam 3 pagi dan memutuskan tidur di Paradiso. Bangun jam 6 dan pulang ke rumah. Awalnya udah berencana gereja sore dan udah tidur-tiduran karena ga ada rencana gereja pagi. Akhirnya, ntah kenapa hati ini tergerak untuk gereja bareng Armel. Awalnya motivasinya supaya ada teman. Sedikit kurenungkan lagi, akhirnya aku pun berniat gereja pagi di GBI bareng Armel. Aku kayak ngerasa “Kayaknya Tuhan mau nyampein sesuatu nih”. Akhirnya beberes in 15 minutes. Kalo ada maunya baru cepat gua.. Akhirnya gereja deh di GBI..
Udah lama ga ngerasa ibadah GBI karena beberapa alasan. Salah satunya ya ga dikasih orang tua, wajar la anak rantau Batak garis keras dibilang “kalo bisa nang ga usah gereja karismatik ya nang”. Hahaha.. ya gapapa laa mak, pak. Aku menghargai interdenominasi. Mungkin ada yang menikmati ibadah dengan liturgi seperti gereja Lutheran ada juga yang menikmati ibadah dengan sorak sorai seperti penyembahan Daud dengan tarian dan nyanyian J. Ya, apapun itu, intinya kan memuji Tuhan.. Nah.. ga tahu kenapa.. rindu aja menuliskan apa yang aku nikamati selama ibadah kemarin.
Ternyata tema
tahunan GBI “Tahun dibukaNya Pintu-Pintu Mukjizat”. Wah.. tertohok banget..
Apalagi waktu dengar pesan dari Pak Ir. Niko Njotorahardjo berpesan tentang
pengharapan. Berharap kepada Yesus. Dan lagi-lagi membukakan ayat malua ku
>> Yesaya 40:31 tentang menanti-nantikan Tuhan. Waktu kita taat pada
Tuhan ga ada yang sia-sia.
Aku juga
menikmati lagu pujiannya. Beberapa lagu yang kuingat..
Kekuatan
di hidupku ku dapat dalam Yesus
Dia tak pernah tinggalkanku setia menopangku
Berseru, berharap dalam Yesus
Ajaib kau Tuhan, penuh kuasa
Sanggup pulihkan keadaanku
dalam tangan-Mu, s'luruh hidupku
tak akan goyah selamanya
Engkau
yang lebih tau cara untuk membuka jalanku
Engkau yang lebih mengertic cara untuk
menolong hidupku
Reff:
Ku percaya Kau Tuhan yang tak pernah gagal
Menjadikanku lebih dari pemenang
Ku percaya Kau Tuhan yang tak pernah lalai
Menepati janji-janji-Mu
Hanya
dua di atas yang nemu karena rada-rada ingat kata-katanya.. Ada lagi tapi rada
lupa karena jarang dengar juga lagu-lagunya.. Tapi inti lagunya itu itu “jadilah
kuat, Allah perkasa”..
Mungkin
karena memang lagi sesuai keadaan, jadi melo deh.. tapi ya diingatkan lagi la
bahwa jika Tuhan yang akan membuka pintu tak ada satupun yang dapat menutupnya..
Ambilannya..
dari 2Petrus 3:11-12
The
point is “..betapa suci dan salehnya saya
harus hidup”
Diingatkan
supaya senantiasa menyediakan waktu untuk penyembahan dan pujian, berdoa, membaca
firmanNya setiap hari (ingat setiap hari katanya), bermisi, memberi persembahan
dan persepuluhan (masih belajar untuk hal ini), dan senantiasa mencari tahu apa
favor-Nya untuk kita..
..diakhiri
lagu “MenyenangkanMu”..
Tuhan
ku mau menyenangkanMU,
Tuhan
bentuklah hati ini,
jadi
bejana untuk hormatMU,
Tuhan
kuserahkan hatiku,
semua
kuberikan kepadaMU,
kuduskan
hingga tulus selalu,
agar
aku menyenangkanMU.
menyenangkanMu,
senangkanMU,
hanya
itu kerinduanku,
menyenangkanMU,
senangkan hatiMU
hanya
itu kerinduanku.