I miss you, mom.. really miss you..
I need your shoulder, mom.. I really wanna book ticket, and leave all of this for a while...
Mak, waktu teleponan kemarin, kau harus mendengar celoteh-celoteh anak perempuanmu ini. Sebenarnya aku pengen nangis kali mak, mungkin aku menceritakannya sambil ketawa-ketawa, tapi dalam hati sebenarnya aku pengen nangis banget.. Tanpa kuberitahu pun sebenarnya kau sudah tahu mengapa aku nangis banget waktu teleponan minggu lalu. Dan, waktu aku cerita tetiba muncul keinginan kelak, 'Aku ingin anakku juga cerita kayak gini ke aku. Semuanya diceritakan.'
Pengen kali aku mak, bersandar di bahumu dan menangis sekencang-kencangnya, dan kau akan mengelus kepalaku, menenangkan aku, "Sudahlah, boru." Thank you Mom, for reminding me that HE is so good, always good all the time, and HIS time is always perfect not too soon, not late, prefect.. Yupp, Mom.. As you told me, the answer is not now, maybe it will take years.. can be one, two, five, eight, or even ten years or more.. hahaha.. Mak, jangan letih mamodai boru mu on da mak.. Stay awesome mom, i miss you..
No comments:
Post a Comment